
Penulis Artikel
Oleh .iswen.A.
☆Masalah Partisipasi Tingkat partisipasi pendidikan di daerah yang belum sesuai dengan yang di harapkan.dan Tingkat penyerapan sistem pendidikan IPTEK.yang Rendah .Tingkat penyesuaian,b SPN terhadap perubahan perubahan aspirasi dan sistem Tenaga pendidikan sangat di perhatikan penuh karena mengembangkan lembaga pendidikan nilai dalam masyarakat yang lamban.
☆Masalah Efiensi
Sangat Kekurangtempatan dan memfungsikan Tenaga Pendidik. Yang Di Percayakan. Oleh pemerintah untuk.Mengemban kan Lembaga Pendidikan dan didikan.
Penggunaan sarana dan perasarana yg Kurang tempat
Dan Penguatan Dana DIK kurang tempat.Maka.Tenaga pendidik pengajar.tidak Berperang Aktif.Oleh sebab itu.Tenaga,. pendidik itu harus perhatikan Penuh. Dari dinas Pendidika supaja pendidikan Berperang Aktif
Tidak Perhatikan dan tidak di Kontrol dari Dinas pendidikan maka Proses perkembangan dalam SPN belum Mantap dan Fungsional. Kekurangan tenaga kependidikan (guru peneliti DIK Pengembangan DIK dsb dalam kualitas dan utama nya Pembinaan DIK yang belum menandai baik dalam penyediaan prankat lunak maupun perangkat keras, dan belum mènjangkau keseluruhan sasaran ke Tenaga pendidikan maka sistem pengawasan DIK intern dan ekstern yang masih belum berjalan intensif dan terpadu .yang Terjadi nya SIAP (sisa Anggaran pembangunan) yang terus berlangsung dan cukup Besar. lalu Pelaksanaan Kegiatan. KBM secara Terprogram Belum melembaga.cukup derasnya maka arus pembaruan DIK masuk dalam kehidupan sekolah.
Itu Harus kemampuan Profesional. Atau guru kurang menandai karena. Kekurangan prasarana dan sarana DIK kurang bervariasinya pengalaman belajar yang terjadi dalam kegiatan DIK di sekolah pelaksanaan penilaian belajar yang kurang terencana, kontinyu,dan funsional untuk perbaikan satuan biaya Unit Cost dik masih belum memandai maka Kepala Dinas pelaksaan bimbingan yang belum berjalan funsional dan intentif.
Penulis .Artikel